Jabatan Sekretaris Desa Wonosari Terisi


WONOSOBO - Setelah tiga tahun lebih jabatan Sekretaris Desa Wonosari Kecamatan Wonosobo mengalami kekosongan, akhirnya jabatan tersebut kini telah diisi perangkat yang baru. Kepala Desa Wonosari, Supardi secara resmi melantik Sekretaris Desa Wonosari terpilih, Sandia Rini di balai desa setempat, Rabu (2/8).

Pelantikan disaksikan Camat Wonosobo, Zulfa Akhsan Alim, perangkat desa, kepala desa sekitar, serta masyarakat setempat.

Supardi menyebutkan, kekosongan jabatan sebetulnya bukan hanya pada sekretaris desa saja, melainkan tiga perangkat lain, seperti Kepala Seksi Pemerintahan, Kepala Urusan Pembangunan, dan Kepala Dusun Kebumen (RW 02).

"Dengan resmi dilantiknya sekretaris desa yang baru ini, kami berharap kondisi administrasi pemerintahan lebih tertata. Tugas pemerintah desa dalam melakukan pembangunan juga semakin mantap."  ujarnya kepada Suara Merdeka usai pelantikan.

Menurut dia, tiga tahun lebih pemerintah desa mengharapkan kekosongan jabatan yang ada agar segera diisi. Pasalnya, dengan kekosongan perangkat pada jabatan-jabatan tersebut membuat tugas kepala desa maupun perangkat lain semakin berat. Karena harus melakukan rangkap tugas. "Setelah kehadiran sekretaris desa yang baru ini, mari kita bersama-sama mendorong agar Desa Wonosari menjadi lebih berkembang," tutur dia.

Siap Membantu

Dia menilai, kondisi saat ini banyak sumber daya manusia (SDM) Desa Wonosari berpendidikan rendah. Upaya peningkatan pendidikan perlu terus dilakukan agar masyarakat lebih berkembang. Dengan meningkatnya mutu pendidikan, maka perekonomian masyarakat akan terangkat, kesejahteraan massyarakat pun makin terjamin. "Diharapkan, angka kemiskinan penduduk juga makin berkurang," harap dia.

Lebih kanjut dia menyebutkan, tantangan pembangunan ke depan makin ketat, sehingga butuh SDM yang unggul dan berdaya saing. Apabila masih ada masyarakat yang berpendidikan rendah, tentu kondisi itu sangat mengkhawatirkan. Sebagai abdi masyarakat, pihaknya juga berupaya bekerja secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab. "Jika ada masyarakat yang belum puas dengan kerja kami, kami siap dikritik, demi pembangunan Desa Wonosari," tutur dia.

Senada, Sandia Rini mengaku siap membantu melaksanakan program pemerintah desa yang telah dicanangkan. Sebagai orang baru, dia akan berupaya melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada, baik perihal tata administrasi, sosial kemasyarakatan, maupun pembangunan.

"Tentu saya akan berupaya intens berkomunikasi dengan kepala desa maupun perangkat lain, berupaya lebih dekat dengan masyarakat dan nantinya mencoba melakukan inovasi pembangunan," akunya.

Sementara itu, Zulfa berpesan, kewajiban sebagai abdi masyarakat harus dilakukan dengan baik, dengan setulus hati, maka nantinya hak akan mengikuti. "Silakan berinovasi, berkolaborasi, dan mewarnai pembangunan di Desa Wonosari. Diharapkan, Desa Wonosari bisa terus berkembang lebih baik. Termasuk untuk peningkatan pendidikan, peningkatan SDM, peningkatan kesehatan, dan semuanya saja," tuturnya.

Rata-rata pendidikan masyarakat yang masih rendah, diharapkan terus digenjot agar meningkat. Jika masih banyak yang lulus sekolah dasar, terus ditingkatkan menjadi minimal SMP, setelah itu ditingkatkan menjadi minimal SMA, dan seterusnya.

Diharapkan, ke depan benar-benar tidak ada lagi generasi muda yang putus sekolah. "Kita harus menatap kehidupan dengan penuh optimis, karena itu menjadi modal untuk maju dan berkembang," ujar dia. (sumber : Suara Merdeka, 3/8/2017)

 


KOMENTAR

Daftar Komentar

Total Dibaca